Minggu, 27 Desember 2009

3 STAGES IN LIFE

Tah ieu kenging kintunan ti rerencangan. ...sumangga di tafakuran..heuheura yan ieu mah nya tongg di tanggapi serieuuss

 
 

 
 

We have 3 stupid stages of life………..
 
Teen age:

 
Have Time + Energy …but No Money

 
 
Working Age:
 
Have Money + Energy …but No Time

 
 
Old age:

Have Time + Money …but no Energy

KOMEN-KU:

Menurut saya dalam kehidupan manusia jarang sekali (tidak ada) kondisi yang ideal sekali, …setiap kondisi akan dianggap baik secara relatif bila dibandingkan dengan kondisi yang lain.


 

Sumber : Mailist grup SMAN11BDG, 22 Desember 2009

Dikirim : Sobari

Hampir Langit Pecah dan Bumi Belah karena Ucapan: Allah Punya Anak...

Assalamu'alaikum wr wb,
Hampir Langit Pecah dan Bumi Belah karena Ucapan: Allah Punya Anak...
Sesungguhnya ucapan di atas adalah ucapan yang sangat mungkar dan sesat.

Dari Surat Maryam:

[19.88] Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak".

[19.89] Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,

[19.90] hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,

[19.91] karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.

[19.92] Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.

[19.93] Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

[19.94] Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.

[19.95] Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Wassalam


 

KOMEN-KU

Tuhan adalah dzat Yang Maha Kuasa, jadi dalam hal Dia harus memiliki anak,…bila hal ini dipikirkan secara mendalam dengan hati yang lapang, maka konsep teologi dengan banyak Tuhan adalah sebuah hal yang janggal, ALLAH itu Esa, tidak beranak dan diperanakan…, tidak ada sekutu bagiNYA.


 

Sumber : Mailist grup Kajian Lepas Kerja, 22 Desember 2009

Dikirim : A. Nizami

ARTIKEL: MASIH ADAKAH DEDIKASI DISAAT KANTOR SEPI?

Hore,

Hari Baru!

Teman-teman.

Masih ingat pepatah 'Kucing pergi, tikus menari' ? Jaman sekarang tubuh tikus hampir seukuran kucing, sehingga kucing tidak lagi berselera mengganggu tikus. Tapi, pepatah itu masih relevan hingga kini. Terlebih lagi, jika dikaitkan dengan prinsip kepemimpinan atau leadership, dan kinerja atau performance. Dalam konteks ini, kita bisa menguji kedua hal diatas ketika Umat Islam merayakan Iedul Fitri, atau saat Kaum Kristiani merayakan Natal. Tahukah anda mengapa demikian? Karena, itu adalah saat-saat dimana para atasan dan kolega pergi liburan. Walhasil, suasana kantor menjadi sunyi senyap. Lantas, apakah disaat senyap seperti itu kinerja anda naik dan menjadi lebih baik, atau malah turun menukik?

Seorang karyawan terlihat sibuk didepan komputernya dengan tampang yang serius. Mungkinkah dia termasuk karyawan yang sungguh-sungguh dalam bekerja? Kelihatannya sih demikian. Namun, ketika karyawan itu menyadari bahwa atasannya  berdiri tepat dibelakangnya, dan melihat seluruh tampilan dilayar komputernya; mendadak wajah karyawan itu berubah menjadi pucat pasi. Pada kesempatan lain, seorang karyawan buru-buru menutup layar monitor laptopnya ketika boss besar memasuki ruang rapat. Kita tentu mafhum; mengapa seseorang tidak ingin atasannya mengetahui apa yang sedang dilakukannya.

Kedua peristiwa yang saya ceritakan diatas bukan kisah rekaan semata. Dan itu sudah cukup menggambarkan betapa banyak orang yang tidak sungguh-sungguh bekerja pada saat seharusnya mereka bekerja. Jika saat para atasan berada dikantor saja banyak karyawan yang tidak sungguh-sungguh bekerja, maka bisa dibayangkan betapa banyak karyawan yang  menyia-nyiakan amanah seperti itu disaat musim libur panjang tiba?

Padahal, salah satu ciri karyawan yang baik adalah; bekerja dengan sungguh-sungguh meski tidak seorangpun mengawasinya. Oleh karena itu, kita bisa mengukur apakah kita ini karyawan yang baik atau bukan justru pada saat atasan kita tidak berada di tempat. Dengan kata lain, musim libur panjang seperti Iedul Fitri dan Natal adalah saat yang tepat untuk membuktikan kualitas diri kita sebagai seorang profesional.

Sewaktu saya masih kecil, guru mengaji saya menceritakan kisah tentang seorang anak yang tengah menggembalakan kambing yang jumlahnya banyak sekali. Suatu hari seorang lelaki tak dikenal menghampirinya, dan berkata; "Nak, jual satu ekor kambingmu itu kepadaku." Sambil dikeluarkannya uang dari dalam saku.

 
 

"Maaf  Tuan, kambing-kambing ini bukan milik saya. Jadi tidak akan saya jual." sahut anak itu.

"Sudahlah, Nak. Jumlah kambing itu sangat banyak. Majikanmu tidak akan tahu kalau berkurang satu." Orang itu meyakinkan.

"Benar Tuan. Majikanku tidak akan tahu kalau beberapa ekor kambing yang kugembalakan ini hilang." Sahutnya. "Tetapi Tuan," lanjutnya. "Tuhanku Yang Maha Melihat senantiasa memperhatikan semua yang aku lakukan ketika menggembalakan kambing-kambing ini."

Lelaki pendatang itu tertegun sesaat. Lalu memeluknya erat. Dan berkata;"Kamu benar anakku. Tidak ada satu tempatpun dimuka bumi ini yang tidak terlihat oleh Tuhan."  Guru ngaji saya mengatakan bahwa lelaki asing itu bernama Umar Bin Khatab. Seorang Khalifah yang gemar menyamar.

Hari ini, kita mendapatkan anugerah yang tak ternilai dalam bentuk pekerjaan yang dipercayakan oleh perusahaan. Dan hari ini, kita mendapatkan pengingat dari gembala kecil itu. Karena, bekerja bukan semata-mata untuk menyenangkan majikan. Bekerja adalah sarana pengabdian kepada Tuhan. Sebab, Tuhan telah menganugerahkan begitu banyak potensi melalui kesempurnaan penciptaan diri kita. Sehingga, menyia-nyiakan amanah dari perusahaan, pada hakekatnya menyia-nyiakan anugerah Tuhan.  

Malu kita seandainya diusia yang sudah dewasa seperti ini masih berprinsip untuk bekerja dengan baik hanya jika ada atasan. Bukan malu karena takut ketahuan atasan. Tapi malu bahwa kita selalu diperhatikan oleh Tuhan. Padahal, Tuhan menyediakan pahala untuk  setiap perbuatan baik yang kita lakukan. Artinya, jika kita bekerja dengan baik, maka bukan hanya gaji dari perusahaan yang kita dapatkan. Melainkan sesuatu yang nilainya lebih tinggi dari itu. Mengapa? Karena, setinggi apapun gaji yang anda terima; belum tentu sepadan dengan pengorbanan yang anda berikan. Sedangkan imbalan dari Tuhan? Tidak pernah lebih sedikit dari usaha yang kita upayakan. Bahkan, karena Tuhan itu Maha Pemurah; maka Dia menyediakan pahala yang berlipat-lipat. Bagi hamba-hambanya yang bekerja dengan tulus ikhlas. Yaitu, orang-orang yang bekerja bukan karena pengawasan orang lain. Melainkan mereka yang mempersembahkan setiap pekerjaan yang dilakukannya sebagai wujud pengabdian kepada Tuhan.

 
 

Mari Berbagi Semangat!

Dadang Kadarusman

Natural Intelligence & Mental Fitness Learning Facilitator  

http://www.dadangka darusman. com/  

Talk Show setiap Jumat jam 06.30-07.30 di 103.4 DFM Radio Jakarta

 
 

Catatan Kaki:

Ikhlas itu bukan bersedia bekerja tanpa imbalan. Melainkan mengharapkan keridoan Tuhan, atas setiap tindakan yang kita lakukan.

Sumber : Mailist grup SMAN 11 BDG, 23Desember 2009

Dikirim : Dadang Kadarusman


 

Sabtu, 26 Desember 2009

LISTRIK MATI DI LUMBUNG

In Catatan Dahlan Iskan on 19 November 2009 at 7:00 am
Kamis, 19 November 2009
Listrik Mati di Lumbung


Ayam mati di lumbung bukan lagi kiasan untuk menggambarkan kelistrikan di Indonesia. Di Pulau Kalimantan yang kaya-raya akan batubara, hampir seluruh kotanya krisis listrik dengan sangat gawat. Bukan sejak sebulan yang lalu, tapi sudah 10 tahun atau 20 tahun lamanya. Kota seperti (deretan nama-nama kota ini anggap saja pelajaran baru ilmu bumi): Pontianak, Singkawang, Sanggau, Ketapang, Pangkalanbun, Sampit, Palangkaraya, Samarida, Balikpapan, Penajam, Tanahgrogot, Bontang, Sengata, Tanjungredep, Tanjungselor, Tarakan, sampai ke kota penting di dekat negara tetangga seperti Nunukan dan Tanatidung bukan main menderitanya.

Tidak terhitung lagi orang yang kehilangan rumah karena lampu mati. Mereka menyalakan lilin, ketiduran, lantas rumah yang umumnya terbuat dari kayu terbakar. Kisah pilu seperti itu menjadi berita koran lokal yang tidak habis-habisnya. Kebetulan, saya memiliki koran di semua kota yang disebut terdahulu itu dan yang akan disebut kemudian.

Lalu, generasi masa depan macam apa yang akan tercipta dengan kondisi listrik seperti itu? Belum lagi penderitaan para investor. Mencari investor yang mau masuk ke daerah-darah itu bukan main sulitnya. Investor rasional pasti langsung mengabaikan daerah-daerah itu. Tapi, begitu ada investor yang ?emosional? (biasanya ada hubungan darah dengan salah satu daerah tersebut seperti saya), kekecewaanlah yang diberikan oleh PLN. Banyak investor hotel-hotel bagus menderita karena listriknya mati-mati terus. Banyak investor perumahan yang rumahnya sudah siap tapi listriknya tidak ada.

Itu bukan cerita satu bulan yang lalu. Cerita duka tersebut sudah terjadi sejak lebih dari 10 tahun yang lalu. Atau sejak 20 tahun silam. Sampai hari ini. Tetangga dekat Kaltim di Sulawesi seperti Mamuju, Palu, Poso, Luwuk, Gorontalo, Tolitoli, Kendari, dan bahkan Makasar pun kurang lebih juga sama. Padahal, membawa batubara yang murah dari Kaltim ke Palu hanya perlu menyeberang satu malam.

Saya tidak perlu lagi menyebut kota seperti Tanjungpinang di Riau, Pangkal Pinang di Bangka, Tanjungpandan di Belitung. Belum juga menyebut Ambon, Lombok, Kupang, Flores, Ternate, Sorong, Jayapura, Merauke?. Pokoknya, sebutlah nama kota di mana saja di luar Jawa. Lebih mudah menyebut yang krisis listrik daripada yang tidak.

Kesabaran para gubernur seperti gubernur Kaltim, gubernur Kalteng, dan gubernur Kalbar sudah habis karena terus-menerus didemo rakyatnya. Juga gubernur di wilayah lain tadi. Tapi, para gubernur itu hanya bisa meneruskan suara pendemo itu ke PLN. Sebab, hanya PLN yang diberi hak untuk memiliki dan mengelola listrik di seluruh Indonesia nan luas ini. Tapi, suara pendemo itu datang dari tempat yang terlalu jauh dilihat dari kantor pusat PLN nun di Jakarta sana.

Begitu kaya Kalimantan akan batubara. Tapi, mayoritas pembangkit listrik di kawasan tadi menggunakan disel. Maka, PLTD (pembangkit listrik tenaga diesel) menjadi raja di sana. Raja yang haus uang, tapi lembek tenaga. Haus uang karena menghabiskan uang negara. Lembek karena lemah sekali tenaga listrik yang dihasilkannya. Padahal, wilayah itu begitu kaya akan batubara. Kaya-raya. Superkaya. Tapi, kekayaan itu tidak membawa berkah ke diri sendiri. Batubara itu mengalir ke India, Thailand, Tiongkok, Jepang, bahkan sampai ke Eropa dan Amerika. Ibarat lagu Gesang, "batubara Kaltim itu mengalir sampai jaaaaauuuuuh". Sampai membuat wilayah Kalimantan dan Sulawesi sendiri terlupakan.

Kalau saja ada pikiran sehat untuk mengubah wilayah itu, betapa gembiranya rakyat di seluruh kawasan tersebut. Mengapa kita yang begitu kaya batubara tidak mampu memanfaatkannya untuk membuat rakyatnya sendiri tersenyum. Memang pernah dicoba untuk mengatasinya. PLN mengadakan tender pembangunan PLTU di beberapa wilayah yang disebut tadi. PLN juga sudah menyatakan berpuluh-puluh investor sebagai pemenang tendernya. Kalau saja semua berjalan baik, hari ini wilayah-wilayah tersebut sudah mulai sedikit terang. Tapi, sampai hari ini, sudah tiga tahun kemudian, tidak satu pun para pemenang tender itu menyelesaikan pekerjaannya. Bahkan, sebagian besar belum memulainya sama sekali. Sebagian lagi menghentikannya.

Ada persoalan kecerdasan mendasar dan kejujuran yang kurang ditegakkan di sini. Sistem tender itu harus diubah total. Direformasi habis-habisan. Padahal, kalau PLTD-PLTD itu diubah semua menjadi PLTU kecil dan menengah, bukan saja rakyat di wilayah itu bisa tersenyum, menteri keuangan yang cantik itu pun akan ikut tersenyum. Negara bisa berhemat paling sedikit Rp 20 triliun setahun. Baca: Rp 20.000.000.000. 000/setahun. Dan lagi, kalau wilayah-wilayah itu punya listrik, investor berdatangan ke sana. Penghasilan pajak juga naik. Tenaga kerja akan mengalir ke sana: tidak perlu lagi ada dana transmigrasi!

Pandai benar orang yang menciptakan peribahasa ?ayam mati di lumbung? itu. Dia berhak berbangga karena ada contoh yang pas untuk membuktikannya: listrik kita!


 

KOMEN-KU:

Selamat bekerja buat Pak Dahlan Iskan, basmi tikus-tikus yang ada di PLN, modus-nya mungkin bapak udah tahu banyak, pegawai PLN banyak yang masang sambungan ilegal terutama ke untuk sambungan ke industri. Banyak yang menerima daya yang lebih besar yang dibayar resmi oleh pabrik-pabrik itu. Orang dalam pasti tahu makanya mereka kaget dan demo, saat Bapak diangkat jadi Dirut PLN. Selamat bekerja, semoga Indonesia tetap terang benderang.

Sumber : Mailist grup stan1991, 24 Desember 2009

Dikirim : Ari AMS.

NASEHAT QUR'AN DAN HADIST: PERJALANAN RUH


Kengeng ngopi tina facebook, eusi na sae pisan kanggo ngajagi lalampahan urang...

Hapunten kanu atos nampi pesan sarupi, mung asa lebar upami teu di "share" di milis ieu....

Sumangga di uninga-an, omat kedah dugi ka parat macana.....

 
 

 
 

 Tuesday, August 4, 2009 at 7:24pm

Sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, Al-Bara` bin 'Azib radhiyallahu 'anhu berkisah,

"Kami keluar bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mengantar jenazah seorang dari kalangan Anshar. Kami tiba di pemakaman dan ketika itu lahadnya sedang dipersiapkan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam duduk. Kami pun ikut duduk di sekitar beliau dalam keadaan terdiam, tak bergerak. Seakan-akan di atas kepala kami ada burung yang kami khawatirkan terbang. Di tangan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika itu ada sebuah ranting yang digunakannya untuk mencocok-cocok tanah.
Mulailah beliau melihat ke langit dan melihat ke bumi, mengangkat pandangannya dan menundukkannya sebanyak tiga kali. Kemudian bersabda,
"Hendaklah kalian meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dari adzab kubur," diucapkannya sebanyak dua atau tiga kali, lalu beliau berdoa,
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur," pinta beliau sebanyak tiga kali.

Setelahnya beliau bersabda,
"Sesungguhnya seorang hamba yang mukmin apabila akan meninggalkan dunia dan menuju ke alam akhirat, turun kepadanya para malaikat dari langit. Wajah-wajah mereka putih laksana mentari. Mereka membawa kain kafan dan wangi-wangian dari surga. Mereka duduk dekat si mukmin sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut 'alaihissalam hingga duduk di sisi kepala si mukmin seraya berkata,
"Wahai jiwa yang baik, keluarlah menuju ampunan dan keridhaan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala."
Ruh yang baik itu pun mengalir keluar sebagaimana mengalirnya tetesan air dari mulut wadah kulit. Malaikat maut mengambilnya.
(Dalam satu riwayat disebutkan: Hingga ketika keluar ruhnya dari jasadnya, seluruh malaikat di antara langit dan bumi serta seluruh malaikat yang ada di langit mendoakannya. Lalu dibukakan untuknya pintu-pintu langit. Tidak ada seorang pun malaikat yang menjaga pintu malaikat kecuali mesti berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar ruh si mukmin diangkat melewati mereka).

Ketika ruh tersebut telah diambil oleh malaikat maut, tidak dibiarkan sekejap matapun berada di tangannya melainkan segera diambil oleh para malaikat yang berwajah putih.
Mereka meletakkan/membungk us ruh tersebut di dalam kafan dan wangi-wangian yang mereka bawa. Dan keluarlah dari ruh tersebut wangi yang paling semerbak dari aroma wewangian yang pernah tercium di muka bumi.
Kemudian para malaikat membawa ruh tersebut naik. Tidaklah mereka melewati sekelompok malaikat kecuali mesti ditanya,
"Siapakah ruh yang baik ini?"
Para malaikat yang membawanya menjawab,
"Fulan bin Fulan,"
disebut namanya yang paling bagus yang dulunya ketika di dunia orang-orang menamakannya dengan nama tersebut.
Demikian, hingga rombongan itu sampai ke langit dunia. Mereka pun meminta dibukakan pintu langit untuk membawa ruh tersebut.
Lalu dibukakanlah pintu langit. Penghuni setiap langit turut mengantarkan ruh tersebut sampai ke langit berikutnya, hingga mereka sampai ke langit ke tujuh.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Tulislah catatan amal hamba-Ku ini di 'Illiyin dan kembalikanlah ia ke bumi karena dari tanah mereka Aku ciptakan, ke dalam tanah mereka akan Aku kembalikan, dan dari dalam tanah mereka akan Aku keluarkan pada kali yang lain."

Si ruh pun dikembalikan ke dalam jasadnya yang dikubur dalam bumi/tanah.
Maka sungguh ia mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburnya ketika mereka pergi meninggalkannya.
Lalu ia didatangi dua orang malaikat yang sangat keras hardikannya, keduanya menghardiknya, mendudukkannya lalu menanyakan padanya,
"Siapakah Rabbmu?"
Ia menjawab, "Rabbku adalah Allah Subhanahu wa Ta'ala."
Ditanya lagi, "Apa agamamu?"
"Agamaku Islam," jawabnya.
"Siapakah lelaki yang diutus di tengah kalian?" tanya dua malaikat lagi
"Dia adalah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam," jawabnya
"Apa amalmu?" pertanyaan berikutnya
"Aku membaca Kitabullah, lalu aku beriman dan membenarkannya," jawabnya.

Ini adalah fitnah/ujian yang akhir yang diperhadapkan kepada seorang mukmin.
Dan Allah Subhanahu wa Ta'ala mengokohkannya sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya:
يُثَبِّتُ اللهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي اْلآخِرَةِ

"Allah menguatkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang tsabit/kokoh dalam kehidupan dunia dan dalam kehidupan akhirat." (Ibrahim: 27)

Terdengarlah suara seorang penyeru dari langit yang menyerukan,
"Telah benar hamba-Ku. Maka bentangkanlah untuknya permadani dari surga. Pakaikanlah ia pakaian dari surga, dan bukakan untuknya sebuah pintu ke surga!"

Lalu datanglah kepada si mukmin ini wangi dan semerbaknya surga serta dilapangkan baginya kuburnya sejauh mata memandang.
Kemudian ia didatangi oleh seseorang yang berwajah bagus, berpakaian bagus dan harum baunya, seraya berkata,
"Bergembiralah dengan apa yang menggembirakanmu.
Inilah harimu yang pernah dijanjikan kepadamu."
Si mukmin bertanya dengan heran,
"Siapakah engkau? Wajahmu merupakan wajah yang datang dengan kebaikan."
"Aku adalah amal shalihmu. Demi Allah, aku tidak mengetahui dirimu melainkan seorang yang bersegera menaati Allah Subhanahu wa Ta'ala dan lambat dalam bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membalasmu dengan kebaikan," jawab yang ditanya

Kemudian dibukakan untuknya sebuah pintu surga dan sebuah pintu neraka, lalu dikatakan,
"Ini adalah tempatmu seandainya engkau dulunya bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, lalu Allah Subhanahu wa Ta'ala menggantikan bagimu dengan surga ini."

Maka bila si mukmin melihat apa yang ada dalam surga, ia pun berdoa,
"Wahai Rabbku, segerakanlah datangnya hari kiamat agar aku dapat kembali kepada keluarga dan hartaku."
Dikatakan kepadanya, "Tinggallah engkau."

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melanjutkan penuturan beliau tentang perjalanan ruh.
Beliau bersabda, "Sesungguhnya seorang hamba yang kafir (dalam satu riwayat: hamba yang fajir) apabila akan meninggalkan dunia dan menuju ke alam akhirat, turun kepadanya dari langit para malaikat yang keras, kaku, dan berwajah hitam.
Mereka membawa kain yang kasar dari neraka. Mereka duduk dekat si kafir sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut hingga duduk di sisi kepala si kafir seraya berkata,

"Wahai jiwa yang buruk, keluarlah menuju kemurkaan dan kemarahan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala."
Ruh yang buruk itu pun terpisah-pisah/ berserakan dalam jasadnya, lalu ditarik oleh malaikat maut sebagaimana dicabutnya besi yang banyak cabangnya dari wol yang basah, hingga tercabik-cabik urat dan sarafnya.
Seluruh malaikat di antara langit dan bumi dan seluruh malaikat yang ada di langit melaknatnya. Pintu-pintu langit ditutup. Tidak ada seorang pun malaikat penjaga pintu kecuali berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar ruh si kafir jangan diangkat melewati mereka.
Kemudian malaikat maut mengambil ruh yang telah berpisah dengan jasad tersebut, namun tidak dibiarkan sekejap mata pun berada di tangan malaikat maut melainkan segera diambil oleh para malaikat yang berwajah hitam lalu dibungkus dalam kain yang kasar.
Dan keluarlah dari ruh tersebut bau bangkai yang paling busuk yang pernah didapatkan di muka bumi. Kemudian para malaikat membawa ruh tersebut naik.
Tidaklah mereka melewati sekelompok malaikat kecuali mesti ditanya,
"Siapakah ruh yang buruk ini?"
Para malaikat yang membawanya menjawab,
"Fulan bin Fulan,"
disebut namanya yang paling jelek yang dulunya ketika di dunia ia dinamakan dengannya.
Demikian, hingga rombongan itu sampai ke langit dunia, mereka pun meminta dibukakan pintu langit untuk membawa ruh tersebut, namun tidak dibukakan."
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian membaca ayat:
لاَ تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلاَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ

"Tidak dibukakan untuk mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk ke dalam surga sampai unta bisa masuk ke lubang jarum." (Al-A'raf: 40)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
'Tulislah catatan amalnya di Sijjin, di bumi yang paling bawah.'
Lalu ruhnya dilemparkan begitu saja."

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian membaca ayat:
وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ

"Dan siapa yang menyekutukan Allah maka seakan-akan ia jatuh tersungkur dari langit lalu ia disambar oleh burung atau diempaskan oleh angin ke tempat yang jauh lagi membinasakan." (Al-Hajj: 31)

Si ruh pun dikembalikan ke dalam jasadnya yang dikubur dalam bumi/tanah.
Lalu ia didatangi dua orang malaikat yang sangat keras hardikannya.
Keduanya menghardiknya, mendudukkannya dan menanyakan kepadanya,
"Siapakah Rabbmu?"
Ia menjawab, "Hah… hah… Aku tidak tahu."
Ditanya lagi, "Apa agamamu?"
"Hah… hah… Aku tidak tahu," jawabnya.
"Siapakah lelaki yang diutus di tengah kalian?" tanya dua malaikat lagi.
Kembali ia menjawab, "Hah… hah… aku tidak tahu."

Terdengarlah suara seorang penyeru dari langit yang menyerukan,
"Telah dusta orang itu.
Maka bentangkanlah untuknya hamparan dari neraka dan bukakan untuknya sebuah pintu ke neraka!"

Lalu datanglah kepadanya hawa panasnya neraka dan disempitkan kuburnya hingga bertumpuk-tumpuk/ tumpang tindih tulang rusuknya (karena sesaknya kuburnya).
Kemudian seorang yang buruk rupa, berpakaian jelek dan berbau busuk mendatanginya seraya berkata,
"Bergembiralah dengan apa yang menjelekkanmu.
Inilah harimu yang pernah dijanjikan kepadamu."

Si kafir bertanya dengan heran,
"Siapakah engkau?
Wajahmu merupakan wajah yang datang dengan kejelekan."

"Aku adalah amalmu yang jelek.
Demi Allah, aku tidak mengetahui dirimu ini melainkan sebagai orang yang lambat untuk menaati Allah Subhanahu wa Ta'ala, namun sangat bersegera dalam bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membalasmu dengan kejelekan," jawab yang ditanya.

Kemudian didatangkan kepadanya seorang yang buta, bisu lagi tuli.
Di tangannya ada sebuah tongkat dari besi yang bila dipukulkan ke sebuah gunung niscaya gunung itu akan hancur menjadi debu.
Lalu orang yang buta, bisu dan tuli itu memukul si kafir dengan satu pukulan hingga ia menjadi debu. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta'ala mengembalikan jasadnya sebagaimana semula, lalu ia dipukul lagi dengan pukulan berikutnya.
Ia pun menjerit dengan jeritan yang dapat didengar oleh seluruh makhluk, kecuali jin dan manusia. Kemudian dibukakan untuknya sebuah pintu neraka dan dibentangkan hamparan neraka,
maka ia pun berdoa,
"Wahai Rabbku! Janganlah engkau datangkan hari kiamat."

(HR. Ahmad 4/287, 288, 295, 296, Abu Dawud no. 3212, 4753, dll, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Abi Dawud dan Ahkamul Jana`iz hal. 202)


 

Sumber : Mailist grup SMAN11BDG, 22 Desember 2009

Dikirim : Sobari

Jumat, 25 Desember 2009

CINTA KARENA ALLAH


Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya
tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan
tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih
emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga,
derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu
melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah
dasyatnya cinta (Jalaluddin Rumi).

Namun hati-hati juga dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang
sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila,
orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut
oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah
para pecinta dunia, harta dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang
begitu agung, cinta yang murni.

Cinta Allah cinta yang tak bertepi. Jikalau sudah mendapatkan cinta-Nya, dan
manisnya bercinta dengan Allah, tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh
lesu, tak ada tatapan kuyu. Yang ada adalah tatapan optimis menghadapi
segala cobaan, dan rintangan dalam hidup ini. Tubuh yang kuat dalam
beribadah dan melangkah menggapai cita-cita tertinggi yakni syahid di
jalan-Nya.

Tak jarang orang mengaku mencintai Allah, dan sering orang mengatakan
mencitai Rasulullah, tapi bagaimana mungkin semua itu diterima Allah tanpa
ada bukti yang diberikan, sebagaimana seorang arjuna yang mengembara,
menyebarangi lautan yang luas, dan mendaki puncak gunung yang tinggi demi
mendapatkan cinta seorang wanita. Bagaimana mungkin menggapai cinta Allah,
tapi dalam pikirannya selalu dibayang-bayangi oleh wanita/pria yang
dicintai. Tak mungkin dalam satu hati dipenuhi oleh dua cinta. Salah satunya
pasti menolak, kecuali cinta yang dilandasi oleh cinta pada-Nya.

Di saat Allah menguji cintanya, dengan memisahkanya dari apa yang membuat
dia lalai dalam mengingat Allah, sering orang tak bisa menerimanya. Di saat
Allah memisahkan seorang gadis dari calon suaminya, tak jarang gadis itu
langsung lemah dan terbaring sakit. Di saat seorang suami yang istrinya
dipanggil menghadap Ilahi, sang suami pun tak punya gairah dalam hidup. Di
saat harta yang dimiliki hangus terbakar, banyak orang yang hijrah kerumah
sakit jiwa, semua ini adalah bentuk ujian dari Allah, karena Allah ingin
melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya pada-Nya. Allah menginginkan bukti,
namun sering orang pun tak berdaya membuktikannya, justru sering berguguran
cintanya pada Allah, disaat Allah menarik secuil nikmat yang dicurahkan-Nya.

Itu semua adalah bentuk cinta palsu, dan cinta semu dari seorang makhluk
terhadap Khaliknya. Padahal semuanya sudah diatur oleh Allah, rezki, maut,
jodoh, dan langkah kita, itu semuanya sudah ada suratannya dari Allah,
tinggal bagi kita mengupayakan untuk menjemputnya. Amat merugi manusia yang
hanya dilelahkan oleh cinta dunia, mengejar cinta makhluk, memburu harta
dengan segala cara, dan enggan menolong orang yang papah. Padahal nasib di
akhirat nanti adalah ditentukan oleh dirinya ketika hidup didunia,
Bersungguh-sungguh mencintai Allah, ataukah terlena oleh dunia yang fana
ini. Jika cinta kepada selain Allah, melebihi cinta pada Allah, merupakan
salah satu penyebab do'a tak terijabah.

Bagaimana mungkin Allah mengabulkan permintaan seorang hamba yang merintih
menengadah kepada Allah di malam hari, namun ketika siang muncul, dia pun
melakukan maksiat.

Bagaimana mungkin do'a seorang gadis ingin mendapatkan seorang laki-laki
sholeh terkabulkan, sedang dirinya sendiri belum sholehah.

Bagaimana mungkin do'a seorang hamba yang mendambakan rumah tangga sakinah,
sedang dirinya masih diliputi oleh keegoisan sebagai pemimpin rumah tangga..

Bagaimana mungkin seorang ibu mendambakan anak-anak yang sholeh, sementara
dirinya disibukkan bekerja di luar rumah sehingga pendidikan anak
terabaikan, dan kasih sayang tak dicurahkan.

Bagaimana mungkin keinginan akan bangsa yang bermartabat dapat terwujud,
sedangkan diri pribadi belum bisa menjadi contoh teladan

Banyak orang mengaku cinta pada Allah dan Allah hendak menguji cintanya itu.
Namun sering orang gagal membuktikan cintanya pada sang Khaliq, karena
disebabkan secuil musibah yang ditimpakan padanya. Yakinlah wahai saudaraku
kesenangan dan kesusahan adalah bentuk kasih sayang dan cinta Allah kepada
hambanya yang beriman…

Dengan kesusahan, Allah hendak memberikan tarbiyah terhadap ruhiyah kita,
agar kita sadar bahwa kita sebagai makhluk adalah bersifat lemah, kita tidak
bisa berbuat apa-apa kecuali atas izin-Nya. Saat ini tinggal bagi kita
membuktikan, dan berjuang keras untuk memperlihatkan cinta kita pada Allah,
agar kita terhindar dari cinta palsu.

Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang betul-betul berkorban
untuk Allah Untuk membuktikan cinta kita pada Allah, ada beberapa hal yang
perlu kita persiapkan yaitu:

1) Iman yang kuat

2) Ikhlas dalam beramal

3) Mempersiapkan kebaikan Internal dan eksternal. kebaikan internal yaitu
berupaya keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah. Seperti
qiyamulail, shaum sunnah, bacaan Al-qur'an dan haus akan ilmu. Sedangkan
kebaikan eksternal adalah buah dari ibadah yang kita lakukan pada Allah,
dengan keistiqamahan mengaplikasikannya dalam setiap langkah, dan tarikan
nafas disepanjang hidup ini. Dengan demikian InsyaAllah kita akan menggapai
cinta dan keridhaan-Nya.


 

Sumber : Mailist grup Kajian_LepasKerja

Dikirim : Erwin Arianto

MENGAPA HARUS MARAH!!



Siapapun kita, bisa belajar untuk menjadi orang yang kuat dengan mencoba untuk bisa menahan amarah setiap kali ada perasaan yang membuat kita jengkel atau kecewa. Menang, amarah itu manusiawi, kerap kita mengalaminya. Hanya saja, kita perlu mengelola dan mengendalikan amarah kita agar tidak terlalu keluar. Mengapa..? karena dengan ?hobi? marahnya kita, justru akan membuat citra yang buruk tentang diri kita. Mana ada pemarah menjadi idola, atau sosok yang menyenangkan. Dimana-mana seorang pemarah itu dibenci oleh orang-orang disekitarnya. Bahkan kerap dicap sebagai biangkerok dan pengacau.


Setiap orang mungkin pernah marah. Hanya saja model marahnya itu berbeda-beda. Ada yang meluapkan amarahnya dengan meledak-ledak, mengungkapkan kata-kata kasar sambil melempar dan membanting sesuatu, atau ada yang meluapkan amarahnya cukup dengan sikap diam saja.


Satu hal yang pasti, dalam ilmu kesehatan, marah itu bisa mengundang dan mudah terkena penyakit. Di dalam darah orang yang sedang marah terkandung banyak hormon adrenalin, hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal ini akan dilepaskan ke dalam darah ketika ada rangsangan emosi. Akibatnya adalah denyut jantung akan bertambah cepat dan tekanan darah meninggi, keadaan ini yang mengakibatkan penyakit mudah datang. Ini sedikit efek marah yang saya ketahui dari beberapa bacaan kesehatan.


Saya sendiri pernah marah secara meledak-ledak. Tapi, menurut pengalaman saya, marah yang meledak-ledak itu kadang memang lebih banyak berdampak buruk. Bagi diri kita, dari sisi psikologis, tentu mempertaruhkan citra akan kepribadian yang jelek Bagi orang lain, jelas, ketika meluapkan amarah terlalu berlebihan, seringkali begitu menyakitkan bahkan berujung pada dendam. Kadang dendam ini juga menjadi awal bagi orang lain untuk melakukan pembalasan. Banyak kan kita baca disurat kabar atau berita televisi, ada orang yang melakukan pembunuhan atas dasar dendam karena pernah disakiti.


Dalam kehidupan keluarga, mudah ditemui orang tua yang marah besar dipicu oleh kesalahan biasa yang dilakukan anaknya, suami yang secara emosional menganiaya istrinya hanya dipicu masalah-masalah kecemburuan dan pertengkaran rumah tangga. Suami atau istri yang marah kepada pasangannya dan tega melampiaskan kemarahannya dengan menganiaya pasangannya, bahkan anaknya sendiri. Dalam pekerjaan, ada pimpinan yang marah-marah besar hanya dipicu oleh kesalahan kecil bawahannya. Dalam kehidupan sehari-hari, mudah ditemui orang yang marah-marah dijalanan karena dipicu oleh sikap pengguna lalu lintas yang kurang disiplin atau saling baku hantam hanya gara-gara saling tersinggung.


 

Mengapa belakangan ini semakin banyak orang yang mudah sekali dipicu emosi amarah ? Mengapa mereka seakan tidak memiliki hati nurani kemanusiaan, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang berpendidikan atau bahkan aparat keamanan pengayom masyarakat ?


 

Sahabat semua, memiliki emosi amarah adalah manusiawi dan merupakan hal yang wajar, sejauh itu dapat dikelola dengan benar, tepat waktu dan tepat sasaran sehingga tidak merusak orang lain. Karena emosi amarah adalah salah satu watak dasar manusia. Menjadi hal yang aneh bila ada seseorang yang mengatakan tidak punya rasa marah. Karena sesungguhnya rasa marah merupakan bentuk kekayaan bathin kita sebagai manusia. Namun bagi mereka yang tidak mendengarkan suara hati nuraninya, akan mudah dikendalikan nafsu amarahnya. Mereka menjadi budak nafsu dari amarahnya.


Berbeda dengan mereka yang memiliki kecerdasan hati nurani, memiliki kepribadian cerdas dan tenang, mereka dapat mengendalikan reaksinya agar tidak menjadikan kemarahan sebagai tindakan yang agresif, merusak danmenimbulkan kebenciaan. Kemampuan seseorang untuk menguasai diri, kemampuan untuk menghadapi badai emosional dengan kesabaran, kemampuan mengendalikan dorongan hati yang dikuasai emosi dan bukannya membiarkan dirinya dikendalikan atau menjadi "budak nafsu" merupakan salah satu kunci rahasia kebijaksanaan. Kemampuan seperti ini dijunjung tinggi sejak zaman nabi Adam sampai dengan nabi akhir zaman Muhammad saw dan selalu dibawa dalam setiap pajaran beliau.


Kalau dalam istilah Yunani kuno dikenal dengan istilah "sophrosyne" atau "hati-hati dan cerdas dalam mengatur kehidupan, keseimbangan dan kebijaksanaan yang terkendali", sebagaimana diterjemahkan oleh Page Du Bois yang dikutip oleh Daniel Goleman. Tujuannya adalah keseimbangan emosi, bukan menekan emosi. Karena setiap perasaan memiliki nilai dan makna. Sebagaimana yang diamati oleh Aristoteles, bahwa yang dikehendaki adalah emosi yang wajar, keselarasan antara perasaan dan lingkungan.


Mengendalikan emosi berarti dapat menjaga keselarasan antara perasaan dan lingkungannya. Kemampuan seperti ini memiliki nilai sangat penting bagi peningkatan kualitas kepribadian seseorang. Demikian pentingnya dalam mengendalikan amarah ini, maka ketika Muhammad Rasulullah saw didatangi oleh seorang sahabatnya yang memintanya untuk memberikan nasehat, wasiat beliau adalah, ''Janganlah kamu melampiaskan amarah.'' Dan kata-kata itu
diulanginya lebih dari satu kali.


Makna dari nasehat ini bukanlah maksud beliau untuk melarang memiliki rasa marah. Karena rasa marah itu bagian dari watak dasar manusia yang pasti ada. Makna dari nasehat Muhammad saw ini adalah berusahalah menguasai diri ketika muncul rasa marah. Supaya emosi kemarahan itu tidak menimbulkan dampak yang merugikan orang lain maupun diri sendiri. Inilah inti dari nasehat dalam meraih kebijaksanaan hidup.


seorang pemimpin yang mudah tersulut nafsu marahnya, tidak akan mampu memberikan jalan keluar bagi rakyatnya. Justru, ia akan senantiasa memunculkan permusuhan di masyarakatnya. Begitu pun pasangan suami-isteri yang tidak memiliki ketenangan jiwa. Ia tidak akan mampu melayarkan laju bahtera hidupnya. Karena, masing-masing tidak mampu memejamkan mata atas kesalahan kecil pasangannya.


Bagaimana dengan emosi amarah yang ada dalam diri Anda sendiri ? Apakah sudah dikelola dengan baik? Bagaimana mengekspresikan emosi kemarahan yang tanpa menimbulkan sakit hati ? Bagaimana mengelola emosi dalam diri agar mencapai kebijaksanaan…


Makanya, kalau terpaksa marah, sekedarnya saja. Saya sendiri berusaha memilih diam ketika sedang marah kepada seseorang. Kalau ada teman yang saya diamkan, kadang bertanya sesuatu saya cuekin saja, itu tandanya saya sedang marah. Dan ternyata, ini seni marah yang jitu. Kadang teman saya pelan-pelan mengerti maksud sikap saya melakukan itu. Kalau diluapkan secara berlebih, kadang malah membuat suasana menjadi rumit, ribet dan panas. Ah, semoga saja kita semua bisa belajar mulai dari sekarang untuk bisa mengelola amarah agar
bisa menjadi seorang yang kuat. dengan marah, kita melakukan pengambilan pada saldo rekening bank emosi kita, yang akan menyebabkan kerenggangan hubungan kita dengan orang lain.


*"Orang kuat itu bukan orang yang badannya besar dan kekar. Orang kuat adalah orang yang bisa menahan amarahnya"*


*"Anda tidak dihukum karena kemarahan anda, anda dihukum oleh kemarahan anda"*


*Orang yang berdoa tetapi tidak berusaha adalah seperti orang yang menembakkan panah tanpa tali busur. (Ali Bin Abi Thalib R.A.)*


*"Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat memuaskannya (melampiaskannya) , maka kelak pada hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan sekalian makhluk. Kemudian, disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya. " (HR. Abu Dawud - At-Tirmidzi) *


*"Bukanlah seorang mukmin yang suka mencela, pengutuk, kata-katanya keji dan kotor." (HR. Turmudzi).*


*"amarahah adalah pencuri yang mencuri saat-saat manis anda." (Joan Lunden)*


*Ia yang bijak akan merasa malu, jika kata-katanya lebih baik daripada tindakannya. (Kung Fu-Tze)*


Depok, 31 oktober 2007


 

Sumber : Mailist grup Kajian_LepasKerja, Desember 2007

Dikirim : Erwin

Mengesampingkan Pertimbangan Dien Dalam Menentukan Pasangan


 

"Wanita itu dinikahi karena empat hal. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah agamanya, (kalau tidak) engkau akan celaka." (Riwayat Bukhari dan Muslim)


"Jika melamar kepada kalian seseorang yang kalian ridho agamanya dan akhlaknya maka nikahkanlah ia, bila kalian tidak melakukannya maka akan ada fitnah di muka bumi dan kerusakan yang nyata." (HR. Turmudzi).


Mungkin hadits pertama lebih populer di kalangan wanita muslim dibanding hadits kedua. Begitu juga sebaliknya, hadits kedua lebih populer di kalangan pria muslim dibanding hadits pertama.


Hadits pertama terasa memberikan perlindungan kepada wanita dari pandangan-pandangan berlandaskan nafsu. Memberikan perlindungan kepada wanita solehah agar tidak tersingkir dari peluang dinikahi hanya karena hitungan duniawi. Itulah mengapa hadits pertama lebih populer di kalangan wanita mukmin. (Mungkin... Saya belum pernah mengadakan survey ilmiah).


Ayat lain yang memberikan perlindungan yang sama ada pada QS Al-Baqarah 221.
"Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu..."


Peringatan "engkau akan celaka" pada hadits pertama adalah peringatan yang serius dari Rasulullah terhadap pria mukmin. Mengesampingkan pertimbangan keimanan saja sudah menjadi sebuah kecelakaan yang serius. Dan lebih serius lagi karena terjadi untuk membangun sebuah lembaga bernama pernikahan.


Apabila menikah itu menggenapkan separuh dien, karena selama membujang itu dien kita belum 'genap', lalu bagaimana mungkin dien itu ditambal oleh dunia yang dalam pandangan Allah tidak lebih bernilai dari sayap nyamuk? Bukankah seharusnya dien itu pun ditambal dengan dien pula sehingga genap, yaitu pernikahan yang berlandaskan keimanan!!! Bisakah pernikahan berlandaskan nafsu menambal dien yang belum genap dari seorang bujangan?


Begitu pula hadits yang kedua, juga memberikan perlindungan kepada pria mukmin dari penolakan yang tidak berlandaskan pertimbangan agama. Sehingga hadits tersebut lebih populer di kalangan pria mukmin.


Sama seperti hadits pertama, atas pengabaian pertimbangan agama, ada ancamannya. Kali ini berupa "fitnah di muka bumi dan kerusakan yang nyata." Bila pada hadits pertama ancaman hanya pada pria itu sendiri, di hadits kedua ancamannya lebih besar lagi.


Bisa dimengerti mengapa ancaman pada hadits kedua lebih besar lagi. Bila seorang pria mukmin yang menikah karena alasan dunia yang ada pada seorang gadis yang tidak begitu baik agamanya, pria tersebut - bila keimanannya baik - masih bisa membimbing keluarganya kepada keimanan. Meskipun usahanya akan mendapat hambatan karena agama yang kurang baik dari istri.


Tapi bila seorang wanita tidak dilepas kepada seorang pria yang baik agamanya, lalu akhirnya jatuh kepada pria yang tidak baik agamanya, maka keluarga yang dibentuknya akan di bawah bayang-bayang buruknya agama sang kepala keluarga. Pada akhirnya, sulit untuk membentuk keluarga yang islami.


Bahayanya jauh lebih besar dari yang pertama. Ala kulli hal, memang fitrah manusia kadang tidak bisa lepas total dari sebuah pertimbangan. Tentang kecenderungan terhadap yang cantik, atau kaya, atau baik keturunan. Rasulullah tidak melarang kita menikahi yang cantik, kaya, bangsawan. Tapi Rasulullah hanya memerintahkan agar menyertakan penilaian dien atas sebuah pertimbangan, dan menjadi penilaian yang dominan. Tanpa itu, kecelakaan menghampiri.


- Salah Kaprah –


Yang tidak boleh terjadi, penggunaan yang tidak benar atas dua hadits pada awal tulisan. Bagi pria, hadits tidak boleh menolak orang yang akhlaknya baik, tidak boleh dijadikan alasan untuk memaksakan pinangannya. Padahal pria tersebut juga harus mengamalkan hadits pertama terlebih dahulu.


Dan bagi wanita, tidak boleh ada cibiran atas nama hadits kedua bila seorang pria menikah dengan seorang wanita yang cantik. Merasa akhlak & diennya lebih baik dari wanita yang dinikahi pria idolanya, lalu menuding si pria telah meninggalkan hadits pertama.


Allahu'alam bish-showab.

http://andaleh. blogsome. com


 

KOMEN-KU :

 

Yang penting buat temen2 yang mash bujangan saya sarankan segera menikah, kalo belum punya calon bisa hubungi saya, insyaALLOH akan saya carikan…..karena menikah itu sunnah Rasululloh SAW


 

Sumber : Mailist grup Kajian_LepasKerja, Januari 2008

Kamis, 24 Desember 2009

DIET ALA RASULULLAH SAW

JENIS MAKANAN

Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain2 penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yg lainnya.

Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

Jangan makan SUSU bersama DAGING

Jangan makan DAGING bersama IKAN

Jangan makan IKAN bersama SUSU

Jangan makan AYAM bersama SUSU

Jangan makan IKAN bersama TELUR

Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD

Jangan makan SUSU bersama CUKA

Jangan makan BUAH bersama SUSU CTH :- KOKTEL

CARA MAKAN

JANGAN MAKAN BUAH SETELAH MAKAN NASI, SEBALIKNYA MAKANLAH BUAH TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI. TIDUR 1 JAM SETELAH MAKAN TENGAH HARI.
JANGAN SESEKALI TINGGAL MAKAN MALAM . BARANG SIAPA YG TINGGAL MAKAN MALAM DIA AKAN DIMAKAN USIA DAN KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA.

Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya... cobalah..... ......... ......... ......... .

Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek.... Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.
Dalam kitab juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.

Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.

Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain:
Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.

Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit). Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut..

Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan)

Wassalam...

Sama-samalah kita mengamalkannya. ......

WallahuA'lam

Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah,
barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah... Allah akan
menggandakan 10 kali kepadanya.

Sumber : Mailist grup Kajian_LepasKerja, Desember 2007

DOA DAN PERJUANGAN

Wahai yang memiliki Asmaul Husna
Dengarlah……
Telah lahir anak special
Di dunia nyata
Namun hidupnya berbeda……..
Itulah yang di takdirkan untukmu nak. Terimalah
Walaupun kehidupanmu sebagian ilmu,
Amalan dan kebingungan bagi sebagian
Yang tak memahamimu…….nak.!

Jangan sedih, bingung dan takut….nak!
Karena ada Allah bersama orang-orang yang ikhlas
Dalam mengarungi kehidupanmu
Seperti disini, ditempat ini nak.

Lihatlah nak……. Walaupun matamu terbatas memandang!!!
Ada orang-orang tulus ikhlas membantumu.
Seperti disini nak, ditempat ini.

Dengarkanlah nak……kata hati
Yang tulus ikhlas walaupun pendengaranmu terbatas untuk kebaikanmu kesembuhanmu ataupun untuk kepandaianmu kelak.

Di tempat ini nak…..
engkau, rasakan dengan hatimu yang putih
Suci bersih tak berdosa……
mereka akan memperhatikan, menyayangi
Dan mendoakanmu untukmu nak
kelak tuk bertemu dengan Rabb mu,katakan lah nak.

Ya Rabbi…pemilik asmaul husna..
tolonglah orang-orang yang telah menolong ku…..

Di dunia …….!
agar di jauhkan dari api neraka,dan masukanlah ke dalam surga
Bersamamu nak..! Amin.

Tapi nak….!
Teruslah kau berjuang ….walaupun dengan keterbatasanmu
bersama orang-orang Yang di tunjuk Allah
serta di Ridhoinya untuk kejayaan islam bersamamu.

Wahai pemilik Asmaul husna…..dengarlah puisi anak spesial ini
Dan kabulkan lah doa-doa nya! Amin.

20 Juli 2007
Arsip: http://rumahautis. multiply. com/reviews/ item/7

Sumber : Mailist grup mpkp_klsA2007

SEBUAH MASJID DI CRETEIL , PERANCIS

Di tengah paranoid publik Eropa terhadap Islam, walikota Creteil di Perancis melawan arus dengan mengizinkan pembangunan mesjid megah yang akan selesai Juni tahun depan. "Anda tidak bisa hanya mengakui sebagian penduduk dan tidak mengakui sebagian penduduk yang lain apalagi dalam soal agama mereka."


SEKITAR 200 orang Islam, Jumat minggu lalu memadati sebuah bekas gudang pertukangan kayu di Creteil, Perancis. Meskipun tempat itu terlalu kecil untuk menampung jamaah, mereka berbondong-bondong datang untuk menunaikan shalat Jumat. Para lelaki berderet di lantai pertama, sementara kaum wanita berdesakan di ruang kecil di bagian atas. Di luar, Karim Benaissa terlihat meletakkan papan-papan untuk para jamaah yang tidak tertampung di dalam aula. "Bahkan dalam udara dingin sekalipun, mereka bisa lebih khusuk. Itulah yang membuat saya malu," kata Benaissa, pria asal Aljazair, Ketua Asosiasi Uni Muslim Creteil.


Pemandangan seperti yang terjadi pada Jumat lalu itu sudah berlangsung bertahun-tahun dan mungkin akan terus seperti itu, hingga sebuah mesjid yang kini sedang dibangun selesai pada Juni tahun depan. Kelak jika mesjid di Creteil benar berdiri maka itulah mesjid pertama terbesar yang pernah dibangun di Eropa (barat) dalam 100 tahun terakhir. Menelan ongkos pembangunan sebesar US$ 7,4 juta (setara Rp 74 miliar dengan kurs Rp 10 ribu) mesjid itu terletak di sebuah bukit kecil, di tepi sebuah danau, tak jauh dari balai kota dan pos polisi Creteil. Tempat shalatnya bisa menampung sebanyak 2.500 jamaah sementara menaranya berjumlah 81 buah. Sebuah mesjid yang oleh Molly Moore, periset dari Corinne Gavard disebut sebagai "pengecualian" di tanah Eropa (the Washington Post, 9 Desember 2007 halaman A01).


Uniknya pembangunan mesjid itu juga dibantu dan didukung oleh pemerintah daerah Creteil termasuk dalam pembiayaan pembangunan komplek mesjid. Menurut Laurent Cathala, Walikota Creteil, pihaknya tidak ingin menyembunyikan soal pembiayaan dan pembangunan mesjid di Creteil, karena itulah cara untuk memperkecil jumlah gerakan bawah tanah Islam di Perancis. "Kita ingin mesjid ini dibangun sehingga semua orang bisa melihatnya," kata Cathala.


Di tengah-tengah paranoid masyarakat Eropa terhadap Islam, terobosan Cathala tentu saja adalah anomali. Otoritas Perancis menurut Moore, sejauh ini sudah mencoba mengembalikan para imam mesjid ke negara-negara asalnya. Para anggota DPRD di Creteil yang anti imigran bahkan gencar memprotes penggunaan dana-dana negara untuk pembangunan pusat kebudayaan. Sebagian dari mereka khawatir para wanita mereka tidak bisa lagi menggunakan bikini ketika berenang di danau dekat mesjid itu.


Kekhawatiran, paranoid dan diskriminasi terhadap Islam semacam itu, bahkan tidak hanya terjadi di Creteil namun juga melanda di hampir seluruh wilayah Eropa. Dalam masa setengah abad terakhir, benua itu memang sedang mengalami perubahan demografi yang paling dramatis dan mungkin juga menakutkan bagi sebagian warganya, menyusul semakin banyaknya penganut Islam. Di Eropa Islam adalah agama terbesar kedua setelah Nasrani dan Perancis merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. Dari total penduduk Perancis yang berjumlah sekitar 65 juta jiwa, sebanyak 5 juta atau 8 persen di antaranya adalah penganut Islam. Sebagian besar dari mereka adalah keturunan kedua yang lahir, besar dan menjadi warga negara di sejumlah negara di Eropa.


Tapi menurut Moore, pembangunan tempat ibadah seperti mesjid sungguh sangat sulit terwujud di Eropa. Dari London, Inggris hingga Cologne dan Marseille, Perancis, penduduk dan pemerintah Eropa, terus disibukkan dengan penolakan pembangunan mesjid. Mereka menentang pembangunan mesjid karena dianggap bisa mempengaruhi keamanan nasional dan kepribadian mereka.


Di Ibukota Inggris, London, proposal pendirian mesjid yang akan dibangun di taman yang berdekatan dengan areal Olimpiade 2012 akan berlangsung, telah ditentang besar-besaran oleh pemerintah dan warga Inggris. Kaum nasionalis Swiss juga menolak pembangunan mesjid. Di sebuah bukit kecil bernama Colle Val d'Elsa, di Tuscan, Italia, penduduk setempat melempari pintu utama menuju mesjid setempat yang sedang dibangun, dengan sosis dan kepala babi. Angela Merkel, Kanselir Jerman mengatakan di depan para anggota parlemen Jerman bahwa mereka harus berhati-hati dengan pembangunan mesjid di Jerman. "Kubah-kubah mesjid tidak boleh dibangun dengan tinggi melebihi menara-menara gereja," kata Merkel.


Eropa sedang terjangkiti ketakutan tidak beralasan dan cenderung diskriminatif terhadap Islam yang ditularkan oleh Presiden Amerika Serikat, George W. Bush menyusul peristiwa 11 September 2001. Menurut Riem Spielhaus, pengajar di Universitas Berlin Jerman, anti pembangunan mesjid di Eropa sebenarnya adalah prakarsa baru yang dilakukan oleh kelompok kanan. "Mesjid adalah simbol (kehadiran orang Islam) yang permanen. Mereka menanamkan bata dan mereka akan tinggal," kata Spielhaus ahli di bidang Islam-Eropa.


Maka Cathala adalah "pengecualian" yang dimaksudkan oleh Moore. Anggota Partai Sosialis Perancis itu, merupakan walikota Creteil selama tiga dekade dan menganggap pembangunan mesjid Creteil sebagai evolusi demografi di kotanya. " Jika Anda belajar tentang keadilan, Anda tidak bisa hanya mengakui sebagian penduduk dan tidak mengakui sebagian penduduk yang lain apalagi dalam soal agama mereka," kata Cathala.


Creteil adalah kota yang terletak di sebelah tenggara Paris. Di Perancis, Creteil merupakan kota dengan penduduk muslim paling banyak bahkan mungkin untuk seluruh daratan Eropa. Dari sekitar 88 ribu penduduk di kota kecil itu, 20 persen di antaranya adalah pemeluk Islam.


Rumah makan di dekat balai kota, menyediakan menu sehari-hari yang disebut "Couscous comme la bas" maksudnya "couscous seperti mereka membuatnya di sana" di negara-negara Timur Tengah asal para imgiran di Creteil. Ramadan lalu, sekitar 5 ribu muslim meramaikan bulan itu di sebuah gedung olahraga Creteil. Sejauh ini, mereka memang terbiasa melaksanakan ritual keagaamaan dengan fasilitas yang terbatas termasuk melaksanakan shalat Jumat di bekas gudang pertukangan kayu itu.


 

Pembangunan mesjid di Creteil adalah kisah tentang perjuangan kaum Muslim dan upaya menegakkan keadilan dari seorang pejabat pemerintah bernama Cathala kepada warganya. Ide pembangunannya sendiri sebenarnya merupakan gagasan 15 tahun lalu yang tertunda menyusul pertikaian di organisasi Islam setempat. Orang-orang Islam dari Maroko, Aljazair dan Tunisia akhirnya sepakat untuk menggunakan bekas tempat pertukangan kayu sebagai tempat ibadah, meskipun ukurannya tidak cukup untuk menampung 200 orang. Menurut Benaissa (44) yang datang ke Perancis saat berusia 18 tahun untuk menjadi mahasiswa, pemicu perselisihan adalah cara berpikir yang berbeda. Mereka yang lebih tua tetap menginginkan memiliki keterikatakan dengan negeri asal sementara generasi yang baru yang dilahirkan di Perancis ingin sesuatu yang berbeda.


Cathala kemudian menawarkan untuk membantu pembiayaan pembangunan dan mencarikan lokasi untuk tempat mendirikan mesjid dalam suatu komplek yang di dalamnya ada rumah makan, tokok buku, perpustakaan, aula tempat pameran dan ruang kelas untuk sekolah. Namun Cathala mengajukan sejumlah syarat: orang kaum Muslim Creteil harus menunjuk satu orang sebagai juru bicara mereka; arsitektur mesjid harus sesuai dan tidak merusak pemandangan di sekitar danau; pembiayaan harus transparan; dan komplek mesjid akan terbuka bagi semua penduduk orang Islam dan non-Islam.


Sebagai gantinya, Cathala akan melakukan interpretasi terhadap hukum Perancis kecuali dalam penggunaan dana-dana negara. Cathala kemudian memang berhasil mempengaruhi sebagian besar anggota DPRD Creteil agar menyetujui penggunaan anggaran daerah sebesar US$ 1,5 juta untuk pembangun pusat budaya di komplek mesjid— cafe, pusat pameran, bathhouse, toko buku dan ruang belajar. Hingga sebelum peristiwa 11 September, beberapa walikota di Perancis dengan alasan birokrasi memang lebih memilih membangun pusat budaya untuk membantu kaum Muslim ketimbang pembangunan mesjid. Namun setelah peristiwa 11 September dan meningkatnya aksi teroris di Eropa, pemerintah Perancis mengontrol kaum Muslim sangat ketat.


Dalam catatan Kementerian Dalam Negeri Perancis, ada sekitar 1.500 tempat ibadah kaum Muslim di seluruh Perancis namun hanya ada 400 mesjid. Kebanyakan dari tempat-tempat ibadah itu berupa gedung olah raga, apartemen atau toko yang sudah tak berfungsi. "Mereka membiarkan kami beribadah di tempat-tempat sempit dan memperlakukan kami seperi tikus got, sementara orang Katolik mempunyai gereja-gereja yang indah," kata Abdallah Zekri, anggota dewan penasehat Asosiasi Muslim Perancis.


Kecuali berhasil meminta persetujuan DPRD, rencana Cathala membantu pembangunan mesjid Creteil ditentang oleh semua orang. "Yahudi membayar sinagoga mereka, umat Katolik membayar untuk gereja mereka. Mengapa kaum Muslim Islam harus dibantu oleh wajib pajak Creteil?" kata Lysiane Choukroun (59), anggota DPRD dari Partai Pergerakan Republik Nasional. Para anggota partai ini dikenal sebagai penentang pembangunan mesjid di beberapa kota besar di Perancis.


Ketika mesjid Creteil dalam proses pembangunan, tiba-tiba bank lokal Creteil yang digunakan Asosiasi Islam Creteil, secara sepihak menutup rekening organisasi itu. Tidak ada alasan tentang pemblokiran rekening tersebut namun sejumlah bank di Perancis memberikan pernyataan bahwa banyak mesjid di Perancis yang dibiayai oleh donatur tanpa nama dari luar negeri. "Itu diskriminasi," kata Benaissa sambil menambahkan bahwa uang pembangunan mesjid Creteil telah digunakan oleh Perancis.


Pada musim panas tahun ini, lagi-lagi pemerintah Perancis berusaha menghalangi pembangunan mesjid Creteil melalui isu radikal Islam yang ditujukan kepada imam mesjid Creteil, Ilyes Hacene. Sesuai dengan catatan agen kepolisian Val de Marne, antara 2000-2006, Hacene dianggap pernah memberikan "komentar berapi-api" dan karena itu, pemerintah Perancis sedang mengupayakan pembatalan terhadap hak kewarganegaraan Hecana.


Cathala mengaku terkejut dengan tuduhan terhadap Hecana namun dia percaya tuduhan itu lebih kental unsur politiknya. "(Apakah) mereka (orang Islam) mennggunakan uang pajak selama tujuh tahun?"


Berjalan di areal mesjid Creteil yang belum selesai, menurut Moore akan menjumpai kubah-kubah mesjid dan jendela yang mempesona. Kaum Muslim Creteil telah membangun sebuah mesjid yang unik di Perancis lebih dari sekedar meniru mesjid Sofa Turkis dan mesjid-mesjid di Timur Tengah. "Mesjid ini bukan sekedar sebuah pengakuan terhadap agama kami, namun juga pengakuan dari sebuah kota terhadap warga negaranya," kata Benaissa.—selesai


Rusdi Mathari

www.rusdimathari.wordpress.com


 


 


 

KOMEN-KU:

Luar Biasa, …sekelompok muslim yang terus berjuang menegakkan agama ALLAH, di tengah komunitas non muslim Eropa, semoga ALLAH SWT selalu memberikan rahmat dan hidayah kepada antum sekalian, aaamiiin


 

Sumber : Mailist grup Kajian_LepasKerja, Desember 2007


 

SURAT BUAT JIRAN

Ramadhan 1428 H
Kepada sahabatku, Malaysia

    Hai, sahabatku Malaysia . Bagaimana kabarmu menjelang lebaran kali ini? Wah, tentunya sudah banyak persiapan serta kesibukan yang menyita waktu karena sebentar lagi idul fitri akan tiba. Tapi, walaupun sibuk, jangan lupa untuk mengeluarkan zakat fitrahnya ya... ingat lho, ini kewajiban.

    Hai sahabatku Malaysia . Di lebaran nanti jangan lupa putar lagu Rasa Sayange ya, ups lupa... lagu Rasa Sayang Hey. Lagu itu memang punya irama yang bagus dan punya nuansa yang mengasyikkan buat siapapun untuk berbalas pantun. Karena aku tahu di sana tidak punya lagu-lagu yang bagus, makanya kamu bilang bahwa lagu Rasa Sayang Hey itu adalah lagumu. Tenang saja, aku nggak marah kok, sebab aku punya ribuan lagu lainnya. Kamu mau?

    Hai sahabatku Malaysia . Jangan lupa ya lebaran nanti kamu pasti dikunjungi oleh saudara-saudaramu. Wah, di rumah pasti sibuknya luar biasa. Piring yang kotor, gelas yang berantakan, karpet yang terkena tumpahan kuah, atau sampah yang berserakan. Sahabatku, kamu jangan khawatir. Sebab, saudaraku akan memberesi semua yang berantakan itu. Kalau saudaraku tidak bekerja sesuai keinginanmu, ya sudah dicambuk saja, disuruh loncat dari jendela, atau gajinya nggak usah diberi. Bukannya kamu selama ini juga begitu?

    Hai sahabatku, Malaysia . Di saat lebaran nanti, jangan marah ya kalau ada asap yang juga ikutan menyambangi rumah-rumahmu. Karena hanya itu oleh-oleh yang bisa aku berikan kepadamu. Meski sebenarnya aku ingin memberikan buah-buahan kepadamu, tetapi kamu lupa ya kalau pohon-pohonku sudah kamu ambil. Masak sih kamu bisa lupa? Kan hutan di Sumatera dan Kalimantan sekarang sudah habis olehmu.

    Hai sahabatku, Malaysia . Di lebaran nanti kamu pakai apa? Tentu kamu akan pakai batik motif perang itukan? Wah, kalau itu sih memang bagus sekali. Di sini, kamu bisa lihat motif itu di Yogyakarta . Sama? Memang sama, tapi kan katanya kamu yang punya dan asli dari sana .

    Apalagi ketika kamu pakai batik kamu sedang menyantap ketupat dengan lauknya rendang daging yang kamu bilang asli buatan sana . Aku pernah lho dapat kiriman darimu, sekotak rendang daging dengan tulisan MADE IN MALAYSIA . Hmm, memang enak. Jangan khawatir kalau kamu kekurangan resep makanan dan masakan, kamu tinggal bilang saja. Di sini ada ribuan resep khas Indonesia yang boleh kamu ambil. Tenang saja aku nggak marah kok, bahkan kalau kamu bilang khas dan asli dari Malaysia pun aku nggak marah.

    Hai sahabatku, Malaysia . O ya menjelang lebaran nanti tanggal 10 Oktober ada astronotmu kan yang akan terbang ke luar angkasa dengan Soyuz. Wah, selamat ya. Aku turut senang lho. Ternyata tidak sia-sia bapak-ibu guru kami mengajari anak-anak Malaysia pendidikan. Bahkan sampai sekarang pun masih banyak kan profesor Indonesia yang mengajar di sana . Wah, kalau kamu lupa terhadap siapa gurunya, ya nggak apa-apa. Karena bagi aku guru itu adalah pahlawan, pahlawan tanpa tanda jasa. Jadi kalau kamu melupakan sejarah dan kenyataan itu ya wajar saja.

    Hai sahabatku, Malaysia . Suatu saat nanti aku akan berlebaran di sana . Tapi apakah kamu ingat dengan namaku? Ya, namaku INDONESIA dan bukan INDON. Kalau kamu lupa sih ya nggak apa-apa. Toh, selama ini kamu juga sering lupa. Maklum kamu kan orang muda yang ngakunya tua bangka. He he he he....

    Hai sahabatku malaysia kenapa kamu garang ketika lagu-laguku di putar di sana , apakah karena kamu tidak bisa menciptakan lagu sendiri... hanya lagu isabela adalah.... hahahah lagu kami banyak dan musisi kami juga banyak coba denger deh pasti enak-enak jangan marah donk kalau engga bisa bikin lagu...

    Hai sahabat ku malaysia , kamu engga punya alat musik sendiri ya, ketika alat musik ku angklung dibuat dari bambu yang kamu klaim milik kamu, ternyata warga mu belajar angklung dari bandung ... tenang aja kami punya alat musik masih banyak, kamu tinggal pilih sendiri hehehehe, kasihan kalian tidak punya darah seni...heheheheh. ..

    Hai sahabat ku malaysia , kalian selalu menganggap warga kami sebagai pembuat onar, tetapi media masa mu mengatakan kejahatan dilakukan oleh wargamu sendiri, lempar batu sembunyi tangan hahahaha, biasa tabiat orang muda tidak mau tanggung jawab.

    Hai sahabatku malaysia selamat ya ketika kamu klaim pulau sipadan dan ligitan sebagai wilayahmu, kami maklum karena sempitnya wilayahmu sehingga kamu minta setitik pulau kami, tenang kami tidak marah karena kami punya jutaan pulau kamu tinggal pilih saja.

    Hai sahabat ku malaysia kamu klaim budaya dayak sebagai budayamu, padahal kamu hanya numpang sedikit wilayah borneo, apa karena tidak mempunyai kebudayaan sehingga kamu mengambil budaya kami.. tenang kami punya suku lain kok ada sunda, jawa, menado, papua, ambon, adakah yang kamu tertarik untuk diakunya lagi... kasian ya suka ngaku-ngaku

    Hai sahabat ku malaysia, katanya kamu mengaku sebagai negara islam tetapi, kamu melegalkan judi sebagai pendapatan negara, maka kamu masuklah islam secara keseluruhan, apakah kamu belajar islam membolehkan berjudi hehehehh, makanya belajar islam dari sumbernya.. kami memiliki kiai dan ustad yang banyak, kalau perlu belajarlah disini akan kami sambut dengan senang hati.

    Ya sudah sahabatku, Malaysia . Di bulan yang baik dan berkah ini, kuucapkan kepadamu untuk menikmati lebaran dengan enak ya. Jangan sedih.... aku, Indonesia nggak apa-apa kok.Aku selalu paham kok kalau kamu memang begitu, dan memang sifatnya begitu. aku juga paham kamu begitu karena kamu tidak memiliki jadi kamu curi saja semua dari ku sahabat mu Indonesia, tapi sebagai sahabat yang baik aku telah memaafkan semuanya, karena aku tau kamu kekurangan jadi kamu terpaksa harus mencuri... dariku semoga allah memberkati dan memaafkan atas tindakan mu itu... selamat idul fitri sahabat mu indonesia yang selalu memaafkan kesalahan mu, karena aku lebih bijaksana dan pengertian.. ... 


    dari sahabat sejati mu,
    Indonesia


 


 

KOMEN-KU: 

Ini Akibat petinggi-petinggi di Indonesia, pejabat dan instansi yang ngurusin warisan budaya,… sibuk pada korupsi…, akhirnya budaya luhur milik bangsa dicolong oleh Malaysia…Eh Malingsia


 

Sumber : Mailist grup mpkp_klsA2007, Agustus 2007

CIUMAN KHAS JAWA BARAT …(BARI NYENGIR)

Apa kabar semua?
Nih saya kasih Ciuman khas dari Jawa Barat (oleh-oleh tetangga ...)

CILEUNGSI = CIuman LEngket UNtuk jaGa gengSI
CIAWI = CIuman manusiAWI
CIBULAN = CIumannya BUtuh LANjutan
CIPANAS = CIuman PAling gaNAS
CISADANE = CIuman SAyang DAri aNE
CITARIK = CIuman TArik menaRIK
CIAMPELAS = CIuman AMpe PErut muLAS
CIBUBUR = CIuman BUru-BURu
CISALAK = CIuman SAya gaLAK
CIAMIS = CIuman bAu aMIS
CIKINI = CIuman laKI biNI
CIBITUNG = CIuman BIkin unTUNG
CIKUPA = CIuman KUrang PAs
CICADAS = CIuman CumA Dada aTAS
CIPARAY = CIuman Pakaian teruRay
CIMAHI = CIum MAh di daHI
CIBINONG= CIuman BIbir moNyONG
CIBIRU= CIuman BIni baRU
CIPULIR= CIuman PUntir meLintIR
CIKASO= CIuman KAgak SOpan
CICENDO= CIuman CEwek iNDO
CIKIJANG= CIuman laKI-laki buJANG
CIBEUNYING= CIuman BErbUnYi nyarING
CIKONDANG= CIuman di balKON sambil berdenDANG
CILACAP = MAAF, Anda sudah memasuki wilayah JAWA TENGAH

CIPULARANG = Ciuman tina PUnduk, kana LAmbey, naek kana taRANG !

CIGANITRI=ciuman gadis serasa pasutri.....

CIGERELENG = Ciuman digere bari teleng ><
CIPARAY = Ciuman bari dipacok oray :D :D :D

Cicukang : CIuman Cukup Untuk seKarANG

Cigereleng> Ciuman oge dibere pas meleng

Ciparay>Ciuman Palebah Raray

CIGEBAR = Ciuman gesit bikin berdebar
CIKONENG = Ciuman di kontrakan si Neneng

Cipularang = Ciuman di daerah terlarang. LOL

CIBOLERANG = CIuman ga BOLEh sambil menyebRANG
CIKADUT        = CIuman naKAl Duda GendUT

Kanggo urang Cilegon
CILEGON       = Ciuman LElaki GONdrong
CIWANDAN    = CIuman peraWan eDAN
CITANGKIL     = CIuman MenanTANG dan goKIL

Tahh Pami CIMARAGAS sareng CISOMPET hayoh kumaha ...???


 

KOMEN-KU:

AYA-AYA WAE….LUMAYAN KANGGO RENCANG SEURI BIN NYENGIR


 

Sumber : Mailist grup SMAN11BDG